Ya itu yang kualami per 29 December 2024. Berada dalem fase quarter life crisis kembali. Semua kerjakan terbengkalai, dipaksakan untuk di garap di hari deadline. Semua menumpuk dalam 1 waktu, rasanya hidup begitu sulit, boro-boro memikirkan bakti terhadap orang tua dan agama serta bangsa. Mengurus diri sndiri saja tak bisa, apalagi anak orang nantinya. Ya Allah. Mungkin aku ditakdirkan dalam fase ini tuk cerita agar di masa depan aku menertawakannya dengan terheran2. Mengapa dulu aku bisa begitu.
Begitulah hidup kadang siklikal, kadang monoton, dan dinamis. Monoton kadang tak enak, karena merasa seperti robot, gitu2 saja, dkasih siklikal dan dinamis pun kadang tak enak, karena kelelahan fisik dan mental. Hm kunci nya ada di syukur, sabar, ikhlas, tawakal. Kembali lagi kepada agama yang mengajarkan norma, adab, serta tujuan hidup.
Norma tentang kehidupan bermasyarakat dan berbudaya
Adab tentang akhlak terhadap tuhan, sesama, dan lingkungan
Tujuan bicara tentang arah kembali pulang setelah mengabdi sekian lamanya umur manusia yang rata-rata 63 tahun
Pada ujungnya, kita akan mati, dan sebaik-baik Iman dan taqwa adalah pakaian dan pengingat kematian.
-Arva,
29 December 2024
Berada dalam fase tuk kembali ke padaNya. Menjadi fitrah sebaik-baik makhluk.
No comments :
Post a Comment