<>

29 May 2026

How Islamic Leadership and Islamic Worldview Play a Role in Restoring a Country's Economic Glory: Blibliometrical Analysis

How Islamic Leadership Restore Country Glory: Restorasi Kejayaan Negara Melalui Kepemimpinan Berbasis Syariah

Diterbitkan pada: Transformatif: Jurnal Studi Keislaman (IAIN Palangka Raya)

Krisis kepemimpinan global saat ini menuntut adanya alternatif sistem manajerial yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan material, tetapi juga keadilan moral dan spiritual. Dalam artikel ilmiah terbaru berjudul "How Islamic Leadership Restore Country Glory" yang diterbitkan oleh Jurnal Transformatif, dibahas secara komprehensif mengenai formulasi kepemimpinan Islam sebagai instrumen strategis untuk mengembalikan era kejayaan suatu bangsa.

Abstrak & Fokus Penelitian

Penelitian ini mengeksplorasi peran vital kepemimpinan Islam dalam mengembalikan kejayaan suatu negara di tengah tantangan modernitas. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai luhur kepemimpinan profetik (kenabian) yang mencakup shiddiq, amanah, fathanah, dan tablig, artikel ini menawarkan sebuah paradigma baru bagi reformasi tata kelola pemerintahan yang bersih, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat (*mashlahah*).

Poin Kunci Hasil Pembahasan

  • Latar Belakang Kontemporer: Degradasi moral, korupsi struktural, dan ketimpangan sosial di tingkat nasional memicu urgensi untuk menggali kembali konsep kepemimpinan Islam yang terbukti berhasil secara historis dalam membangun peradaban emas.
  • Metodologi yang Digunakan: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis serta studi pustaka (*library research*) untuk membedah literatur kepemimpinan Islam secara objektif.
  • Temuan Utama: Pemulihan kejayaan negara dicapai melalui penguatan pilar akuntabilitas ilahiah (*divine accountability*) dan moralitas pemimpin, yang kemudian ditransformasikan ke dalam kebijakan publik yang adil, inklusif, dan bebas dari praktik koruptif.
  • Implikasi Praktis: Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan ilmiah serta rekomendasi bagi para akademisi, pengamat politik, serta para praktisi pemerintahan dalam merumuskan model kepemimpinan masa depan.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, artikel ini memberikan sumbangsih pemikiran yang sangat berharga dalam memperkaya khazanah studi Islam kontemporer, khususnya di bidang siyasah (politik Islam). Relevansi antara teori kepemimpinan klasik dan fenomena tantangan negara modern diulas secara apik, membuktikan bahwa nilai Islam tetap memuat solusi universal untuk kemaslahatan bangsa.

Ingin meninjau data atau membaca naskah penuh (Full PDF) dari riset ini?

Baca Artikel Selengkapnya di Jurnal Transformatif

Referensi Sitasi Resmi:
Penulis. (2026). How Islamic Leadership Restore Country Glory. Transformatif: Jurnal Studi Keislaman, IAIN Palangka Raya.
URL: https://e-journal.iain-palangkaraya.ac.id/index.php/TF/article/view/9777

Critical Assessment of Blockchain Applications in Zakat Literature: Lessons for Government and Future Directions

Penerapan Teknologi Blockchain dalam Pengelolaan Zakat: Peluang, Tantangan, dan Arah Masa Depan

Oleh: Arva Athallah Susanto | Diterbitkan pada: 24 Mei 2025 (International Journal of Zakat)

Teknologi digital terus mentransformasi berbagai sektor finansial global, tidak terkecuali dalam ekosistem Keuangan Sosial Islam (Islamic Social Finance). Salah satu inovasi paling menjanjikan yang kini tengah menjadi sorotan adalah teknologi Blockchain. Melalui sebuah studi literatur mendalam, artikel ilmiah terbaru mengeksplorasi bagaimana Blockchain dapat merevolusi manajemen zakat menjadi lebih transparan dan efisien.

Abstrak Riset

"Teknologi blockchain merevolusi sektor keuangan, termasuk pengelolaan zakat dalam Islamic Social Finance (ISF). Studi ini menilai secara kritis potensi blockchain untuk mengatasi tantangan terkait zakat, seperti transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA, studi ini meninjau dokumen untuk mengevaluasi penerapan blockchain dan teknologi digital lainnya seperti AI dan IoT dalam pengelolaan zakat..."

Poin Kunci Hasil Penelitian

  • Solusi Transparansi & Akuntabilitas: Karakteristik Blockchain yang terdesentralisasi dan aman menawarkan solusi mutakhir untuk melacak pengumpulan hingga pendistribusian dana zakat secara real-time, sekaligus meminimalisir risiko manipulasi data.
  • Hambatan Adopsi: Meskipun potensinya besar, penerapan Blockchain pada lembaga zakat saat ini masih terbatas karena kendala kesiapan institusional, tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah, serta regulasi yang belum sepenuhnya matang.
  • Integrasi Ekosistem Digital (AI & IoT): Selain Blockchain, penggabungan teknologi lain seperti Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) dinilai mampu mengoptimalkan efektivitas zakat dalam program pengentasan kemiskinan.
  • Peran Strategis Pemerintah: Pemerintah memegang kunci utama dalam mempercepat digitalisasi ini dengan cara merumuskan kebijakan yang mendukung inovasi teknologinya tanpa mengesampingkan prinsip kepatuhan syariah (sharia compliance).

Mengapa Riset Ini Penting?

Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi literatur keuangan Islam dengan menyajikan rekomendasi praktis bagi para pembuat kebijakan (policymakers) dan lembaga amil zakat. Melalui transformasi digital yang tepat, optimalisasi pengelolaan zakat dapat berdampak langsung pada kesejahteraan sosial dan penanganan kemiskinan yang lebih terukur.

Ingin membaca pembahasan lengkap dari artikel ilmiah ini?

Baca Artikel Selengkapnya di IJAZ

Sitasi Resmi:
Susanto, A. A. (2025). Critical Assessment of Blockchain Applications in Zakat Literature: Lessons for Government and Future Directions. International Journal of Zakat, 10(1), 80–98. DOI: https://doi.org/10.37706/ijaz.v10i1.658

18 January 2026

Di antara jutaan manusia

Terdapat berbagai macam manusia di dunia ini...

ada yang mengenal siapa dirinya, darimana dia diciptakan, dan untuk apa dia diciptakan

ada yang mengenal tuhannya, ada pula yang jauh dan menyimpang dari pangkuannya.

Kita diberi pilihan, dan terlahir sebagai apa bukanlah sebuah pilihan, namun mati sebagai apa itu lah menjadi sebuah pilihan....

Ada juga banyak cerita tentang kehidupan seseorang di dunia ini. Cerita tentang dengan apa dia dibesarkan, di lingkungan apa ia tumbuh, dan di tempat seperti apa dia meninggalkan dunia ini, dan dalam keadaan apa pula.

Aku tak tahu mengapa harus menulis topik ini..

Namun yang aku ketahui saat ini dan di kondisi terkiniku adalah... aku sedang berada di sebuah tempat di suatu negara, di tengah malam, dan di tempat yang tak biasa ku jumpai. Tepat saat menulis cerita ii

Dengan berbagai karakter seseorang dan setiap tempat yang menyimpan kisahnya masing-masing...

Juga, ditengah gemerlapnya dunia, kecanggihan teknologi, dan kian bertambah umurnya bumi ini. Diriku kini merenungi arti sebuah safar nan jauh dan panjang ini....

Bahwa kita dihadirkan didunia ini untuk memberi makna, pada setiap kisah yang dialami insan manusia. Dengan berbagai backgroundnya, tak mungkin kita dipertemukan satu dengan yang lainnya tanpa suatu asbab, pun dengan tempat yang kunjungi berikut kisahnya.

Di tulis di kedai halal di sebuah negara nun jauh dari Indonesia, di tengah gemerlapnya malam...sambil menunggu transit untuk penerbangan selanjutnya.


23 November 2025

Kapan ini selesai?

TITIK TERLEMAHKU DI KANADA

;kuhabiskan waktu sia-sia

percuma...

tidak mengikuti kehendak ortu..

membangkang...

nakal...

sibuk mencari jati diri yang padahal sudah ditemu sejak lama...


aku ingin mengajar

berbakti

tidak hanya pada diri dan keluargaku

tpi juga untuk agama dan bangsaku

menjadi seorang peneliti, pengajar yang mendidik

tidak hanya oportunis

tpi juga memiliki sumbangsih tidak hanya berorientasi duniawi

tpi juga ukhrawi


karena diri haruslah sadar

bahwa ilmu, iman, amal, ketiganya sia-sia nantinya

jika tidak diperuntukkan untuk negeri akhirat

pengalaman dan waktu adalah bekal untuk mengabdi

menjadi insan yang bertakwa dan bermatabat, tidak hanya di hadapan manusia

tapi juga dihadapan Rabbnya..


YaAllah untukmu 1/3 malam di kanada ku habiskan hari demi hari

walau kadang tertinggal subuh dan sholat fardu

tpi kuniatkan tetap untuk mempertahankan sunah

ditengah gempuran amalan wajib yang susah

sholat 5 waktu, bakti kepada orang tua, berbuat baik tidak hanya untuk sendiri, tpi sesama

istiqomahkan hamba ya Rab

untuk tetap di jalanmu ini...

upgrade-kan untuk terus menjadi lebih baik sepersekian detik dan hari demi hari nya

aamiin

16 February 2025

Manusia dengan berbagai pilihannya

Tahukah kamu? didunia ini, manusia diberi Allah berbagai macam cobaan. Yang kadarnya setiap manusia tidak sama. Ada yang diberi keunggulan A, namun lemah dibidang B, pun sebaliknya, ada yang diberi keunggulan B, namun lemah dibidang A. Sejatinya, 3 cobaan yang sering mendatangi manusia, seperti harta, tahta, keluarga walaupun terdengar klise. Tapi ini fakta. Harta bisa memabukkan, tahta bisa membutakan, keluarga bisa "merepotkan".

Ada yang harta dan tahtanya dapat, seperti kekayaan yang luar biasa banyaknya, kedudukan yang demikian tingginya, namun diuji dengan keluarga, seperti anak yang nakal, atau istri yang tidak menurut dengan suami. Ada yang kedudukannya tinggi, keluarganya ayem tentrem, tapi harta nya berkekurangan, seperti dililit utang, terjebak judi online, dan investasi bodong, ditipu orang, dll. Ada juga yang harta nya melimpah, keluarganya rukun, namun diuji dengan kedudukan, yang maksudnya ialah dengan jabatan yang ia peroleh, ia salah gunakan tidak untuk menolong agama Allah, malah sebaliknya, merugikan banyak orang dengan kebijakan yang dibuatnya, sehingga mengundang murka Allah di dunia, lebih-lebih di akhirat. Ada pula, manusia itu -2,+1, bahkan -3,+0, amat jarang yang +3,-0, dalam hal diatas contohnya +2,-1 ya.  Kalaupun ada yang +3,-0 seperti harta melimpah, kedudukan tinggi, dan keluarga harmonis, namun itu terlihat fatamorgana oleh orang-orang yang melihatnya. Sejatinya, ia tidak merasakan seperti yang dirasakan orang, atau biasanya hanya sesaat. 

Sehingga, apa yang membuat manusia itu berhasil di hadapan sang penciptanya? Iya, dialah orang-orang yang mempercayai keberdaaanNya, tidak melihatnya secara langsung, tapi merasakan kehadirannya di setiap saat. Selalu mersa cukup, tidak pernah mengeluh, bersabar saat diberi cobaan, bersyukur saat diberikan nikmat. Maka sejatinya ialah manusia yang paripurna. Manusia yang dihadapan TuhanNya ia tunduk, sehingga dicintai olehNya, dan dihadapan manusia dipandang bermartabat, sehingga dimuliakan olehNya.